Kumpulan Berita Terkini Di Indonesia Teknologi Katadata Co Id
Foto: C&EN Teknologi.id — Dunia teknologi penyimpanan data kembali mencatat perkembangan baru. Sekelompok ilmuwan asal China mengembangkan teknologi penyimpanan berbasis DNA yang diberi nama DNA Cassette Tape. Inovasi ini memungkinkan data digital disimpan dalam media biologis, bukan lagi pada perangkat konvensional seperti hard disk atau solid-state drive. Pengembangan teknologi ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Science Advances pada September 2025. Para peneliti memanfaatkan DNA sintetis sebagai medium penyimpanan, dengan memanfaatkan karakteristik alaminya yang mampu menyimpan informasi dalam jumlah besar dan bertahan dalam waktu lama.
Mekanisme Kerja Mirip Kaset Secara konsep, sistem ini memiliki kemiripan dengan kaset pita konvensional. Data digital berbasis biner (0 dan 1) diterjemahkan ke dalam urutan basa DNA, yaitu adenina (A), sitosina (C), guanina (G), dan timina (T). Urutan ini kemudian dicetak dalam bentuk DNA sintetis dan ditempelkan pada pita plastik. Pita tersebut dapat dimasukkan ke dalam perangkat pembaca yang menyerupai pemutar kaset. Sistem ini mampu memindai pita, menemukan lokasi file melalui barcode, lalu mengekstraksi bagian DNA yang relevan.
Setelah itu, data akan dibaca melalui proses sequencing dan dikembalikan ke bentuk digital seperti semula. Selain membaca data, sistem ini juga memungkinkan pengeditan, pemindahan, hingga penulisan ulang informasi secara otomatis. Baca juga: Terobosan Baru! Vaksin HIV Berbasis DNA Origami Bantu Imun Temukan Virus Bermutasi Kapasitas Penyimpanan Sangat Besar Salah satu keunggulan utama dari teknologi ini terletak pada kapasitas penyimpanannya. Dalam pengujian, satu kilometer pita DNA mampu menyimpan hingga 362.000 terabyte data. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 60 miliar foto beresolusi tinggi.
Bahkan, pita sepanjang 100 meter disebut dapat menyimpan sekitar tiga miliar lagu digital. Kapasitas ini jauh melampaui perangkat penyimpanan konvensional seperti laptop atau smartphone yang umumnya hanya memiliki kapasitas ratusan gigabyte hingga beberapa terabyte. Dengan kepadatan data yang tinggi, teknologi ini dinilai memiliki potensi besar untuk digunakan dalam penyimpanan arsip berskala besar. Daya Tahan Hingga Ribuan Tahun Foto: Populer Science Selain kapasitas, daya tahan juga menjadi keunggulan penting dari teknologi ini.
DNA sintetis pada pita disimpan dalam struktur pelindung bernama metal-organic frameworks (MOFs), yang berfungsi melindungi materi dari kerusakan akibat lingkungan. Berdasarkan hasil pengujian, data pada pita DNA dapat bertahan hingga sekitar 345 tahun pada suhu ruangan. Jika disimpan dalam kondisi beku pada suhu 0 derajat Celsius, daya tahannya diperkirakan bisa mencapai 20.000 tahun. Menariknya, jika pita mengalami kerusakan fisik, media ini masih dapat diperbaiki tanpa menghilangkan data yang tersimpan.
Baca juga: Google DeepMind AlphaGenome: AI Canggih yang Mendeteksi Penyebab Penyakit Lewat DNA Masih Lambat dan Mahal Meski menawarkan banyak keunggulan, teknologi ini masih memiliki sejumlah keterbatasan. Salah satu kendala utama adalah kecepatan akses data yang masih jauh lebih lambat dibandingkan penyimpanan digital modern. Untuk mengambil satu file dari pita DNA, sistem membutuhkan waktu sekitar 25 menit. Waktu ini dinilai belum efisien untuk kebutuhan komputasi sehari-hari yang menuntut akses cepat. Selain itu, proses pembuatan DNA sintetis juga masih membutuhkan biaya tinggi serta peralatan laboratorium khusus.
Hal ini membuat teknologi DNA Cassette Tape belum siap untuk digunakan secara luas dalam waktu dekat. Potensi untuk Mengatasi Ledakan Data Para peneliti menilai teknologi ini berpotensi menjadi solusi atas meningkatnya kebutuhan penyimpanan data global. Perkembangan kecerdasan buatan mendorong kebutuhan penyimpanan dalam jumlah besar, baik untuk pelatihan model maupun arsip jangka panjang. Jika terus mengandalkan pusat data konvensional, kebutuhan energi dan ruang fisik akan semakin meningkat. Dalam hal ini, DNA dinilai memiliki keunggulan karena mampu menyimpan data dalam kepadatan tinggi tanpa memerlukan listrik untuk mempertahankan informasi.
Meski masih dalam tahap pengembangan, teknologi penyimpanan berbasis DNA ini menjadi salah satu langkah awal menuju sistem penyimpanan data yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan. Baca berita dan artikel lainnya di Google News (WN/ZA) Tinggalkan Komentar
People Also Asked
- Kumpulan Berita Terkini di Indonesia | Teknologi Katadata.co.id
- Teknologi ID - Berita Teknologi Indonesia & Komunitas IT Online
- Berita Teknologi IT Terbaru Hari Ini - Kompas.com
- iTNews Indonesia - Berita Teknologi Informasi Terkini
- Berita dan Informasi Teknologi indonesia Terkini dan Terbaru ... - detikcom
- BeritaTeknologiIndonesia- photos and vectors
- KumpulanBeritaTerkinidiIndonesia|TeknologiKatadata.co.id
Kumpulan Berita Terkini di Indonesia | Teknologi Katadata.co.id?
Meski masih dalam tahap pengembangan, teknologi penyimpanan berbasis DNA ini menjadi salah satu langkah awal menuju sistem penyimpanan data yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan. Baca berita dan artikel lainnya di Google News (WN/ZA) Tinggalkan Komentar
Teknologi ID - Berita Teknologi Indonesia & Komunitas IT Online?
Meski masih dalam tahap pengembangan, teknologi penyimpanan berbasis DNA ini menjadi salah satu langkah awal menuju sistem penyimpanan data yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan. Baca berita dan artikel lainnya di Google News (WN/ZA) Tinggalkan Komentar
Berita Teknologi IT Terbaru Hari Ini - Kompas.com?
Meski masih dalam tahap pengembangan, teknologi penyimpanan berbasis DNA ini menjadi salah satu langkah awal menuju sistem penyimpanan data yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan. Baca berita dan artikel lainnya di Google News (WN/ZA) Tinggalkan Komentar
iTNews Indonesia - Berita Teknologi Informasi Terkini?
Meski masih dalam tahap pengembangan, teknologi penyimpanan berbasis DNA ini menjadi salah satu langkah awal menuju sistem penyimpanan data yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan. Baca berita dan artikel lainnya di Google News (WN/ZA) Tinggalkan Komentar
Berita dan Informasi Teknologi indonesia Terkini dan Terbaru ... - detikcom?
Meski masih dalam tahap pengembangan, teknologi penyimpanan berbasis DNA ini menjadi salah satu langkah awal menuju sistem penyimpanan data yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan. Baca berita dan artikel lainnya di Google News (WN/ZA) Tinggalkan Komentar