Berita Tahun 2025 Terkini Dan Terbaru Hari Ini Sindonews
Dalam beberapa tahun ke depan, sebuah startup akan membangun hotel di Bulan. Ini mungkin terdengar sulit diterima. Tentu muncul banyak pertanyaan, seperti misalnya material apa yang akan dipakai sehingga bisa membuat bangunan di luar angkasa. Perusahaan yang akan membangun hotel di bulan adalah Galactic Resource Utilization Space (GRU), yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat. Hotel tersebut tidak serta merta langsung dibangun. Masih ada perizinan peraturan yang harus didapat, penentuan lokasi hotel serta penelitian terkait material bangunan yang akan dipakai.
Dilansir dari Designboom, material bangunan yang dipakai berupa batu yang dibuat dari tanah bulan atau regolith serta struktur yang bisa dipompa seperti tenda luar angkasa. Hotel ini akan dikemas rapat ke dalam roket untuk menghemat berat dan dikirim ke Bulan. Setelah sampai di Bulan, paket ini akan dipompa. Setiap struktur yang dapat dipompa memiliki lapisan pelindung agar tamu tidak merusak dinding. Kemudian, ada lapisan kedap udara untuk menjaga oksigen di dalamnya.
Pada bagian luar, ada lapisan yang melindungi dari batuan luar angkasa kecil, radiasi, panas, dingin, dan sinar matahari yang kuat. Tim GRU Space mengatakan bahwa versi hotel selanjutnya juga akan menggunakan regolith, untuk membangun dinding luar yang kokoh. Tim mengatakan, mesin akan mencampur debu Bulan dengan cairan pengikat yang dibawa dari Bumi untuk menciptakan material bangunan seperti batu. Ke depan, tim tersebut akan membangun hal serupa di Planet Mars. Mereka berencana untuk menggunakan bahan-bahan yang ada di ruang angkasa alih-alih terus mengirimkan material dari bumi.
Timeline Pembangunan Hotel Dilansir dari situs perusahaan, GRU Space akan memulai projek pada 2029 dengan menguji sistem di bulan, caranya dengan meletakkan sebuah muatan uji bertekanan di permukaan bulan. Muatan ini akan mengembangkan versi mini hotel untuk menguji tekanan udara, suhu, dan perlindungan radiasi serta menguji pembuatan material bangunan dari tanah Bulan menggunakan bor kecil dan sistem pencampuran. Selanjutnya pada 2031, GRU Space akan mendaratkan muatan yang lebih besar pada wahana pendaratan seukuran commercial lunar payload servicec (CPLS).
Ini akan memungkinkan perusahaan untuk menentukan lokasi pendaratan di dekat lubang di permukaan Bulan yang disebut Lunar Pits. Lunar Pits ini dapat membantu melindungi dari mikrometeoroid serta meteorid yang lebih besar, radiasi matahari, dan suhu ekstrem. Pada 2032, rencananya hotel akan diluncurkan ke Bulan. Hotel ini sepenuhnya dibangun di Bumi, kemudian dikirimkan ke Bulan. Setelah sampai di Bulan, hotel dipasang oleh robot dan dipompa untuk menciptakan bangunan yang bisa memuat empat tamu untuk menginap selama beberapa hari.
Hotel itu akan dilengkapi dengan Sistem Kontrol Lingkungan dan Pendukung Kehidupan (ECLSS) lengkap, termasuk penghilangan karbon dioksida & pembangkitan oksigen, reklamasi air, dan kontrol termal. Hotel ini juga akan mencakup sistem evakuasi darurat jika terjadi penurunan tekanan yang cepat, dan tempat perlindungan badai matahari. Hotel ini didesain untuk bertahan selama 10 tahun sebelum dibutuhkan perbaikan atau penggantian hotel.
Walau demikian, masyarakat yang ingin merasakan sensasi menginap di bulan sudah bisa booking kamar dengan membayar uang muka atau down payment (DP) US$ 1 juta atau Rp 17 miliar (kurs Rp 17.067), dilansir dari Oddity Central. Ini sedikit meringankan karena harga menginap di hotel tersebut per malamnya bisa tembus US$ 10 juta atau Rp 170 miliar. (abr/das)
People Also Asked
- BeritaLagu BaruTerkinidanTerbaruHariIni-SINDOnews
- detikcom - InformasiBeritaTerkinidanTerbaruHariIni
- BeritaTerkiniHariIni, Kabar Akurat Terpercaya - Kompas.com
- GoogleBerita- Indonesia -Terbaru
- BeritaTerkini2025- photos and vectors
- BeritaSekarang Images High Quality Resolution
- BeritaInternasional MancanegaraTerkinidanTerbaruHariIni
- BeritaIndonesiaTerkinidanTerbaruHariIni| IDN Times
BeritaLagu BaruTerkinidanTerbaruHariIni-SINDOnews?
Walau demikian, masyarakat yang ingin merasakan sensasi menginap di bulan sudah bisa booking kamar dengan membayar uang muka atau down payment (DP) US$ 1 juta atau Rp 17 miliar (kurs Rp 17.067), dilansir dari Oddity Central. Ini sedikit meringankan karena harga menginap di hotel tersebut per malamnya bisa tembus US$ 10 juta atau Rp 170 miliar. (abr/das)
detikcom - InformasiBeritaTerkinidanTerbaruHariIni?
Walau demikian, masyarakat yang ingin merasakan sensasi menginap di bulan sudah bisa booking kamar dengan membayar uang muka atau down payment (DP) US$ 1 juta atau Rp 17 miliar (kurs Rp 17.067), dilansir dari Oddity Central. Ini sedikit meringankan karena harga menginap di hotel tersebut per malamnya bisa tembus US$ 10 juta atau Rp 170 miliar. (abr/das)
BeritaTerkiniHariIni, Kabar Akurat Terpercaya - Kompas.com?
Timeline Pembangunan Hotel Dilansir dari situs perusahaan, GRU Space akan memulai projek pada 2029 dengan menguji sistem di bulan, caranya dengan meletakkan sebuah muatan uji bertekanan di permukaan bulan. Muatan ini akan mengembangkan versi mini hotel untuk menguji tekanan udara, suhu, dan perlindungan radiasi serta menguji pembuatan material bangunan dari tanah Bulan menggunakan bor kecil dan si...
GoogleBerita- Indonesia -Terbaru?
Walau demikian, masyarakat yang ingin merasakan sensasi menginap di bulan sudah bisa booking kamar dengan membayar uang muka atau down payment (DP) US$ 1 juta atau Rp 17 miliar (kurs Rp 17.067), dilansir dari Oddity Central. Ini sedikit meringankan karena harga menginap di hotel tersebut per malamnya bisa tembus US$ 10 juta atau Rp 170 miliar. (abr/das)
BeritaTerkini2025- photos and vectors?
Walau demikian, masyarakat yang ingin merasakan sensasi menginap di bulan sudah bisa booking kamar dengan membayar uang muka atau down payment (DP) US$ 1 juta atau Rp 17 miliar (kurs Rp 17.067), dilansir dari Oddity Central. Ini sedikit meringankan karena harga menginap di hotel tersebut per malamnya bisa tembus US$ 10 juta atau Rp 170 miliar. (abr/das)